https://dpmptsp.tubaba.go.id/ikygacor/ https://pustaka.iainlangsa.ac.id/wp-content/kzgacor/ https://salemba.budiluhur.ac.id/assets/sgacor/ slot gacor https://kejari-bangkatengah.kejaksaan.go.id/img/ slot gacor https://disdukcapil.tubaba.go.id/template/kygacor/ https://kki.unpad.ac.id/assets/images/ https://e-smile.tubaba.go.id/assets/ slot88 slot777 pt777 slot maxwin
Pastikan Cek Kualitas Bangunan

Pastikan Periksa 3 Hal Ini Sebelum Serah Terima Bangunan !

Share this:

Pernah cek kualitas bangunanmu setelah selesai proyek? Atau mungkin kamu langsung serah terima bangunan tanpa cek kualitasnya?Serah terima bangunan merupakan tahap krusial dalam proyek konstruksi. Memastikan kualitas bangunan sebelum serah terima dapat mencegah berbagai masalah di kemudian hari, seperti kerusakan struktural atau ketidaksesuaian dengan spesifikasi kontrak. Terutama untuk tempat bisnis, hal ini sangat perlu di cek menyeluruh agar operasional bisnis bisa berjalan dengan lancar. Berikut hal yang harus dilakukan untuk cek kualitas bangunan : 

Persiapan Sebelum Pemeriksaan

Dokumen Penting: Pastikan semua dokumen kontrak dan perizinan lengkap dan sesuai kesepakatan. Ini termasuk sertifikat izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat lingkungan, dan surat berita acara serah terima. Dokumen-dokumen ini penting untuk memastikan bahwa bangunan telah memenuhi semua peraturan dan standar yang diperlukan.

Peralatan yang Dibutuhkan: Senter, meteran, kelereng, dan catatan pemeriksaan. Senter digunakan untuk memeriksa area yang kurang terang, meteran untuk mengukur dimensi ruang, kelereng untuk memeriksa kerataan lantai.

Pemeriksaan Fisik Bangunan

1. Dinding dan Plafon

Periksa Retakan dan Kelembapan

Gunakan senter untuk memeriksa adanya retakan kecil atau tanda-tanda kelembapan pada dinding dan plafon. Retakan kecil bisa menjadi tanda awal masalah struktural yang lebih besar. Kelembapan pada dinding atau plafon bisa menandakan kebocoran yang harus segera diatasi. Ketuk dinding untuk mendeteksi area yang terdengar hampa yang bisa menunjukkan adanya masalah struktural. Bagian dinding yang berbunyi hampa mungkin menunjukkan adanya rongga atau bahan yang tidak terpasang dengan baik.

Pastikan Kualitas Cat:

Cek apakah ada cat yang mengelupas atau tidak rata. Cat yang mengelupas bisa menandakan masalah kelembapan atau persiapan permukaan yang kurang baik sebelum pengecatan. Lakukan inspeksi visual menyeluruh pada setiap bagian dinding dan plafon. Pastikan tidak ada tanda-tanda jamur atau lumut yang bisa menandakan kelembapan berlebih.

2. Lantai

Periksa Kerataan Lantai:

Gunakan kelereng untuk mengecek kerataan lantai. Letakkan kelereng di beberapa tempat di lantai dan lihat apakah kelereng bergulir ke arah tertentu. Lantai yang tidak rata bisa menyebabkan masalah seperti pintu yang sulit dibuka atau ditutup dan bisa menandakan masalah struktural yang lebih besar. Cek juga apakah ada bagian lantai yang terasa berbeda saat diinjak, seperti area yang lebih lunak atau bergelombang.

Cek Kondisi Keramik:

Pastikan tidak ada keramik yang pecah atau menonjol. Keramik yang pecah bisa menjadi bahaya keselamatan, sementara keramik yang menonjol bisa menandakan pemasangan yang tidak baik. Ketuk setiap keramik untuk mendeteksi apakah ada suara hampa yang bisa menunjukkan keramik yang tidak terpasang dengan baik.

3. Pintu dan Jendela

Fungsionalitas Pintu:

Cek kunci dan engsel, pastikan pintu bisa dibuka dan ditutup dengan lancar. Pintu yang sulit dibuka atau ditutup bisa menandakan masalah dengan kerangka pintu atau engsel. Coba kunci dan buka kembali semua pintu untuk memastikan keamanan. Pastikan kunci berfungsi dengan baik dan tidak macet.

Fungsionalitas Jendela:

Buka dan tutup setiap jendela untuk memastikan pengunci dan engselnya bekerja dengan baik. Jendela yang tidak bisa ditutup dengan rapat bisa menyebabkan masalah keamanan dan efisiensi energi. Periksa juga apakah ada celah di sekitar jendela yang bisa menyebabkan kebocoran udara atau air.

Hasil akhir proyek konstruksi adalah hal yang paling penting bagi pemilik. Oleh karena itu, sangat penting untuk cek kualitas setelah selesai pembangunan, karena jika terjadi ketidaksesuaian maka akan lebih cepat diatasi oleh kontraktor. Tentunya pemilik harus memilih kontraktor yang tepat dan profesional seperti AMODA. Setiap pembangunannya diintegrasikan dengan teknologi dan pemilik bisa langsung memantau berbagai proses langsung melalui aplikasi. Saatnya bangun kebutuhan konstruksimu dengan AMODA, konsultasikan sekarang juga.

Berencana Bisnis Kafe atau Coffee Shop? Cari Tahu Perbedaannya Di Sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close My Cart
Close

Close
Navigation
Categories
[metaslider id="4480"]

[metaslider id="3994"]