https://dpmptsp.tubaba.go.id/ikygacor/ https://pustaka.iainlangsa.ac.id/wp-content/kzgacor/ https://salemba.budiluhur.ac.id/assets/sgacor/ slot gacor https://kejari-bangkatengah.kejaksaan.go.id/img/ slot gacor https://disdukcapil.tubaba.go.id/template/kygacor/ https://kki.unpad.ac.id/assets/images/ https://e-smile.tubaba.go.id/assets/ slot88 slot777 pt777 slot maxwin
Bangun Hunian di Musim Hujan

Hindari 3 Masalah Ini agar Pembangunan Lancar di Cuaca Buruk

Share this:

Saat membangun hunian, cuaca menjadi salah satu faktor krusial yang paling mempengaruhi di industri konstruksi, ini juga berdampak pada proses bangun hunian hingga penginapan. Tentu saja faktor cuaca menjadi sangat vital dalam pembangunan. Data menunjukan 45% proyek konstruksi di dunia terhambat karena faktor cuaca dan menyebabkan pemilik rugi miliaran dolar setiap tahunnya akibat biaya tambahan juga pendataan yang hilang. Keterbatasan ini dapat berdampak signifikan pada proyek konstruksi, menyebabkan keterlambatan yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik. Oleh karena itu, diperlukan strategi dan tindakan pencegahan yang cermat untuk mengatasi tantangan yang muncul akibat kondisi cuaca yang tidak dapat diprediksi dengan pasti. Permasalahan utama adalah sulit memprediksi cuaca untuk menentukan jadwal pembangunan yang pasti. Seperti yang kita tahu, bahwa perubahan musim sangat tidak teratur dan sulit diprediksi. Sering kali saat membangun di musim kemarau tiba-tiba dilanda hujan. Oleh karena itu, pemilik hunian perlu lebih cermat dan sigap saat ingin membangun konstruksi.

Masalah yang terjadi saat membangun di musim hujan :

1.Kerusakan Material

Risiko material konstruksi yang terkena hujan dapat mengalami kerusakan atau degradasi. Sebagai contoh, kayu bisa membusuk, dan baja bisa berkarat. Hal ini dapat mengurangi kualitas dan kekuatan material, diperlukan penggantian atau perbaikan dalam proses pembangunan. Tidak hanya itu, penyimpanan material juga perlu diperhatikan agar meminimalisir kerusakan dan kerugian.

2.Kualitas Pekerjaan Menurun

Dengan hujan yang mengguyur dalam waktu yang lama, para pekerja konstruksi dapat terkena masalah kesehatan. Hal ini menyebabkan kualitas pekerjaan konstruksi dapat terpengaruh jika pekerja harus bekerja di bawah kondisi basah. Pengecatan, plesteran, atau pemasangan material tertentu mungkin tidak maksimal, dapat mempengaruhi hasil akhir seperti estetika dan daya tahan proyek.

3.Pembangunan terhambat

Berdasarkan kedua hal di atas maka akan berdampak pada proses membangun proyek yang menjadi terhambat. Pembangunan yang terhenti atau melambat menyebabkan biaya tambahan, seperti pembayaran tambahan untuk pekerjaan lembur atau pemeliharaan ekstra untuk menjaga kondisi material.

Bagi Anda yang sedang dalam rencana pembangunan dan sedang menghadapi kendala dimusim hujan, hal ini kini bukan masalah yang berarti lagi. Dengan menggabungkan metode prefabrikasi dan konvensional, AMODA mampu menciptakan solusi yang efektif dan efisien, meskipun di musim hujan. Hal ini bisa terjadi karena penggunaan teknologi dalam proses pembangunannya, selain itu juga perencanaan yang dilakukan sudah tepat dan sesuai. Para pekerja tidak kesulitan dalam bekerja, karena AMODA memiliki timeline yang jelas serta terukur yang dapat mempermudah pekerjaan.

Hasil nyata dari pembangunan produk AMODA, ErgaHuts, di Sonten Resort Ciwidey hanya memerlukan waktu 43 hari pembangunan di kondisi cuaca yang buruk. Dengan perencanaan dan proses dan pekerja professional, hasil dari pembangunan ErgaHuts tetap berkualitas dan menjadi penginapan unik juga estetik. AMODA berkomitmen dalam ketepatan waktu dalam setiap pengerjaan proyeknya, bahkan di bawah kendala cuaca yang tidak mendukung.

Pembangunan di musim hujan bukanlah penghalang untuk keterlambatan proyek, karena bisa dicegah dengan perencanaan yang tepat dan terukur. Karena keterlambatan proyek berdampak signifikan pada biaya yang signifikan. Melalui integrasi dengan teknologi dan memastikan jadwal yang jelas, pemilik proyek dapat memiliki kepastian mengenai pengelolaan anggaran dan penyelesaian proyek.

Perlu diketahui bahwa proses pembangunan yang efisien di musim hujan tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga melibatkan peran pekerja profesional. Para pekerja yang terlatih dan berpengalaman memainkan peran kunci dalam menjaga kelancaran proyek. AMODA memberikan penekanan pada keahlian dan kedisiplinan para pekerja untuk memastikan bahwa proyek berjalan sesuai rencana.

 

 

5 Tips Jitu Membangun Rumah dan Tempat Usaha Tanpa Drama
Bukan Lagi Staycation, Ini Dia Tren Travelling Tahun 2024

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close My Cart
Close

Close
Navigation
Categories
[metaslider id="4480"]

[metaslider id="3994"]