http://sisfora.pekalongankab.go.id/assets/laporan/ https://jdih.sumbawakab.go.id/ https://perpus.pn-wates.go.id/ situs slot https://bpbjsetda.lumajangkab.go.id/sertifikat/kay/ https://siat.unpad.ac.id/eoffice2020/uploads/ https://siat.unpad.ac.id/eoffice2020/uploads/
bisnis

Bisnis Sukses dengan 3 Kiat Smart Financial Planning

Share this:

Belum sempat mengikuti webinar AMODA X Finku hari Jum’at lalu? Tidak perlu khawatir ketinggalan nih, berikut bocorannya! 

Webinar ini berangkat dari masalah yang sering menghantui para pebisnis pemula. Mulai dari kondisi finansial yang perlu dipersiapkan, memperoleh dan mengelola modal, hingga strategi usaha itu sendiri.

Usaha sukses dangan 3 langkah

Apa saja langkah penting sebelum memulai usaha?

  1. Lakukan riset terlebih dahulu: pelajari seperti apa kebutuhan publik saat ini dan bagaimana iklim pasarnya.
  2. Pilih bisnis yang sesuai dengan bidangmu: buatlah usaha di bidang yang sudah dikuasai agar lebih mudah dipertahankan.
  3. Pintar dan cermat mengelola modal: ketahui cara-cara memperoleh modal dan catat data penggunaan modal dengan bijak. Kita bahas lebih dalam tentang permodalan yuk!

Sumber modal dalam bisnis

Berikut macam-macam sumber permodalan:

  1. Bank. Memiliki limit yang tinggi, namun harus disertai penjaminan aset
  2. Pegadaian. Pengajuan modal lebih mudah daripada bank meskipun tetap memerlukan aset, misalnya kendaraan bermotor
  3. Perusahaan Fintech. Proses pengajuan lebih mudah bahkan bisa dilakukan via online, prosesnya pun cepat dan tak memerlukan jaminan. Hanya saja limitnya tidak tinggi.

Setelah menentukan asal perolehan modal, saatnya lakukan tips mengelola keuangan usaha:

  1. Buat rencana keuangan usaha. Persiapkan keuangan usaha tidak hanya untuk pemasukan dan pengeluaran tetap, namun juga siapkan dana untuk hal-hal tidak terduga.
  2. Memperhatikan rasio Pinjaman x Penghasilan. Rasio pinjaman upayakan tidak lebih dari total 30% keuangan usaha. Misalnya, dari modal sejumlah Rp50 juta, upayakan kredit tidak lebih besar dari Rp15 juta. Jika melampaui batas 30% tersebut, maka kondisi kredit finansial usaha terbilang kurang sehat.
  3. Membuat laporan kas secara rutin. Laporan kas memudahkan untuk melihat pola pengeluaran dan mengevaluasi pengeluaran dana yang lebih atau kurang penting.
  4. Memisahkan dana usaha dan pribadi. Memudahkan kita untuk melihat seberapa besar keuntungan atau kerugian yang didapatkan dari kegiatan bisnis. Bisa juga digunakan untuk mengevaluasi pengelolaan modal.
  5. Memperhatikan aset, hutang, dan piutang. Buat pencatatan aset yang dimiliki agar bisa dikelola dengan maksimal. Hutang juga perlu dicatat agar hitungan pendapatan bisnis bisa lebih bersih, begitu pula dengan piutang yang bisa dialokasikan sebagai pendapatan.
  6. Bayar semua tagihan dan cicilan tepat waktu. Upayakan disiplin membayar tagihan dan cicilan agar memiliki riwayat kredit yang baik untuk memperoleh lebih banyak privilese pendanaan.
  7. Gunakan laba untuk mengembangkan usaha. Alokasikan laba untuk persiapan ekspansi usaha, tentunya agar usaha semakin besar dan stabil.

Nah, sekarang kamu sudah selangkah lebih dekat dengan rintisan usaha barumu! Agar pengelolaan modal semakin efisien, penting untuk menentukan lokasi yang strategis secara bisnis dan finansial. Atau mulai membangun ruang yang fleksibel untuk kegiatan bisnismu.

bisnis

bisnis

Berikut hal-hal yang perlu kamu catat untuk mulai mencari atau membangun lokasi bisnis:

  1. Pilih lokasi bisnis yang memiliki traffic target konsumen yang besar. Jika kamu punya bisnis restoran dengan konsep semi-outdoor dan menargetkan konsumen keluarga muda, lokasi seperti Jalan Pantai Indah Kapuk bisa jadi ideal. Tentukan lokasi berdasarkan jenis bisnis, konsep bisnis, range harga produk, serta target konsumennya ya.
  2. Pastikan properti yang kamu sewa berkualitas baik. Cek dengan teliti dan tanyakan kondisi secara mendetail untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Semakin lengkap dan prima kondisinya, semakin baik.
  3. Gunakan properti yang fleksibel dan mudah dimodifikasi. Kadang, renovasi tetap dibutuhkan untuk menunjang branding dan personality bisnis. Pastikan kamu terhubung dengan kontraktor yang bisa mengerti kebutuhanmu. Sampaikan kebutuhan renovasi dengan lengkap serta jelas dan selalu pantau proses konstruksinya. Upayakan biaya renovasi tetap efisien. 
  4. Lokasi bisnis kadang cukup tricky, kadang trafficnya meningkat, tapi bisa jadi menurun karena bermacam faktor. Dengan begitu, bisnis bisa dipindahkan ke lokasi yang lagi hits kapanpun kamu mau!

bisnis

Efisiensi modal sangat penting dalam berbisnis. Pemilihan lokasi yang kurang tepat, properti yang tidak sesuai, atau kontraktor yang kurang bisa menjawab permasalahan itu bisa mengakibatkan kebocoran dana. Nggak cuma itu, tapi juga bisa merugikan dari segi waktu dan tenaga. 

Namun, sekarang tidak perlu repot dalam merintis bisnis. Sudah ada solusi baru untuk mencari properti dan membangun konstruksi usahamu dengan cara yang lebih efisien dan anti-repot. Tentunya bisa jadi lebih #mudahkarenaAMODA!

 

Kunjungi website kami untuk informasi selengkapnya:

www.amoda.id

Memulai Bisnis Bisa Jadi Solusi Hadapi Resesi Ekonomi 2023! Kok Bisa?
7 Tips Memilih Kontraktor Profesional untuk Proyek Pembangunan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close My Cart
Close

Close
Navigation
Categories
[metaslider id="4480"]

[metaslider id="3994"]